21 March 2014

Hong Kong for free... why not?


Yap HONGKONG. Ga salah tulis dan ga salah baca... Akhirnya setelah sekian lama bermimpi untuk pergi ke negara lain selain Taiwan, terkabul. Dan percaya atau tidak... keberangkatanku kesana GRATIS. ^__^


Untuk apa aku kesana?
Sebenarnya...aku tergabung sebagai salah satu Tutor Universitas Terbuka Hongkong semester ini untuk dua mata kuliah bahasa Inggris. Sekitar dua minggu yang lalu, aku dan dua orang teman diberangkatkan dari Taiwan untuk mengajar selama satu hari kepada mahasiswa di sana yang kebanyakan adalah pekerja. Tapi kami disana sekitar 3 malam karena mengingat butuh persiapan sebelum mengajar. Dan kami juga diberi waktu untuk menikmati Hongkong selama 1 hari.

Hari pertama di Hongkong....

DISNEYLAND HONGKONG


Dan yeah...mimpi seorang anak kecil yang tergila-gila akan film kartun adalah DisneyLand. Akhirnya...aku bisa pergi kesana bersama seorang kawan. Karena kawan satunya lagi sudah pernah dan malas kalau kesana lagi. And you know what...kami sengaja memisahkan diri. Karena yang namanya main itu susah kalau mau nurutin keinginan satu orang kan?

Senangnya adalah...aku bisa berpetualang sejak pagi hingga sore menjelang. ^^
Aku pegang peta DisneyLand dan sebuah pena untuk menandai area mana yang sudah dan yang belum.
Selama 6 jam aku bermain sendirian. hahaha
but, it's fun!!
I can meet many characters in my imagination.
Walaupun sebenarnya ada satu hal sih...waktu mengantri...aku ga suka sendirian. Kayak anak ilang. -___-" Apalagi aku dilihatin sama orang-orang. Sendirian dan berjilbab. Sounds weird in Hongkong, i think...
But I don't care.

Karena aku sendirian, setiap kali aku bermain, aku selalu diberi kursi sendirian. Jadi misal nih...naik yang ada kereta nya, yang harusnya satu kursi buat 3 orang, bisa aku pake sendirian. hahahaha (bahagia tingkat tinggi) Kecuali kalau main roller coaster sih... soalnya ga boleh sendirian. haha

Aku juga sempat lihat parade nya waktu sore.... SUKA pake BANGET. 
Princess nya cantik-cantik...
Herannya sih, aku tau mereka orang Asia tapi kenapa wajahnya bisa kayak bule ya? atau emang bule...?
Hmm....misteri nih... haha


Dan karena Parade ini aku ga ketemu sama temenku. Padahal janjian jam 4 sore di dekat pintu keluar. eh ga ketemu coba. -____-" Untung aja sebelumnya kita janjian ketemu jam 5 di MRT station sama temenku yang satu lagi. Akhirnya aku nekat ke MRT station sendirian. Fiuh setelah 1 jam lebih kami akhirnya ketemu...haha

MADAME TUSSAUDS HONGKONG

Pada tau kan tempat ini apa? Ini adalah sebuah museum patung orang-orang ternama yang buka cabang di Hongkong. ^^ Lokasinya di The Peak. Kayak lokasi tertinggi di Hongkong semacam Taipei 101 gitu lah. tapi bedanya ini ada di bukit. Jadi naiknya pakai Trem. yang bikin ngeri adalah tremnya naik ke bukit dengan kemiringan lebihd ari 30 derajat. Horor pokoknya. Apalagi aku kesana malem-malem dan berkabut. Plus dingin. -_____-"

Sampai disana...aku pikir isinya patung lilin. Ternyata patungnya dari kayu. Mungkin karena cabangnya yaa jadinya pake kayu bukan lilin. hahaha 


Disana ada beberapa patung yang ga boleh difoto pake kamera pribadi. Kayak patung Jackie Chan. Ga tau deh kenapa.

Hebatnya adalah semua patung ini berukuran persis sama seperti aslinya loohh... Jadi seneng banget ketemu sama mas ganteng Robert Pattinson. XD Oh ya...aku juga baru tau kalo ternyata aku hampir sama tingginya sama Lady Gaga... tapi dia kecil n kurus banget... -_______-"



Hari kedua di Hongkong....

UNIVERSITAS TERBUKA HONGKONG

Saatnya kami mengajar. Tujuan utamanya adalah mengajar dan niat memang buat untuk mengajar. Bukan untuk jalan-jalan. Apa yang kami lakukan sebelumnya hanyalah bonus dari apa yang akan kami lakukan di hari ke-2.

So, karena kebetulan aku mengajar dua mata kuliah bahasa inggris, aku ditempatkan di satu kelas dan aku mengajar seharian. Sejak pagi sampai sore...

Pengalaman pertamaku mengajar sebagai guru tunggal.
Biasanya kan kalau ga jadi asdos ya asprak. Ga guru beneran kayak gini.

Ndredeg jelas...tapi seneng,
Semoga ilmu yang aku sampaikan berguna untuk mereka semua. ^__^


FOREVER BLOOMING BAUHIMIA

Setelah mengajar... kami diajak untuk jalan-jalan lagi untuk mengelilingi Hongkong di malam hari... dan aku naik kapal feri lho... Hongkong itu kan kecil... jadi ada pulau di seberangnya...dan kalau mau kesana naik kapal feri atau MRT. Padahal ya ga jauh amat sih...cuma 10 menit paling.

Pemandangannya dari kapal feri...Subhanallah indahnya gedungnya....Cuma karena hapeku ga mumpuni, jadi yaa aq copas foto orang aja dari google biar lebih bagus keliatannya. :p



Lalu kami juga lihat bunga yang jadi simbolnya hongkong. Namanya Forever Blooming Bauhimia
Jadi...karena tulisan bahasa inggrisnya ga keliatan, aku ga bisa menjelaskan maksudnya apa. tapi setauku ini bunga sebagai simbol lepasnya Hongkong dari Mainland China.


Hari ketiga di Hongkong....

Saatnya kami pulang ke Taiwan. Bye HongKong... See you next time. Only for travelling maybe. Because you're too crowded and I can't see the sky because of your skyscrapper. haha

I will make another post about what I've seen in each place later
Intan Web Developer

A Wife and PhD candidate to-be in National Taiwan University of Science and Technology. Dreamer, Writer, Traveller, and Tech Addict. Like to travel everywhere and experience anything.

06 March 2014

Jepang...mimpi atau nyata?


Sudah lama aku tidak menulis lagi tentang kehidupanku di Taiwan ataupun di Indonesia. Mungkin ini disebabkan begitu sibuknya aku mengurus banyak hal...atau sok sibuk? haha

Ada hal yang meresahkanku belakangan ini. Aku punya mimpi suatu saat nanti bisa ke Jepang. Mimpi yang sudah aq mimpikan sejak di bangku SMP karena suka banget baca komik Jepang. Mulai yang romance sampe perang-perangan. Jepang sudah masuk ke duniaku sejak doraemon masuk ke dalam otak dan imajinasiku. SMA sudah mulai merambat ke dorama Jepang. Kuliah sudah keranjingan walaupun mulai terkontaminasi K-Pop yang tahun ini populernya sudah mulai hilang.


Aku punya mimpi untuk pergi ke Jepang, untuk sekolah. Karena dengan sekolah aku bisa di sana cukup lama dan bisa menjelajahi jepang sampai ke akarnya. Kenapa Jepang? bukan negara lain...?

Jepang itu negaranya yang culture pendidikan dan disiplin nya patut untuk ditiru. Mereka sangat menjunjung arti pendidikan. Disiplin dan hormat kepada orang tua juga sangat ditekankan kepada anak-anak sejak baru lahir. Negara yang bersih dan tertata juga menjadi inspirasiku.

Ketika aku di Taiwan untuk S2, otak dan hati ku serasa ingin melanjutkan S3 ke Jepang. Logisnya sih, Jepang lebih dekat dari Taiwan dan tiket pesawat murah. Kalaupun nggak bisa S3 setidaknya aku bisa main lah ke Jepang.

Akhir tahun lalu, mas ku mendadak mengutarakan keinginannya. Dia ingin pergi ke Jepang. Dia ingin keluar dari perusahaan dia bekerja di Taiwan. Mimpinya itu ingin tinggal di Jepang beberapa tahun entah untuk sekolah atau bekerja. Kesempatan untuk ke Jepang muncul karena ada global recruitment salah satu perusahaan di Jepang.

Tentu aku sangat senang...apalagi interview pertama dan interview kedua yang cukup susah untuk dilalui bisa dia lalui. Teman-teman yang bisa lolos tahap ke2 hanya sedikit. Setahuku hanya ada 4 orang Indonesia yang mendaftar di Taiwan. Kenapa aku yang senang? karena kalau dia ke Jepang, aku pasti ikut juga. hehe dan ini kesempatanku untuk belajar bahasa jepang dan sekolah S3 di jepang. Apalagi insyaAllah tahun ini aku bisa lulus S2. Amiinnn...

Tapi...sampai saat ini...belum ada pengumuman untuk wawancara tahap 3 yang akan dilaksanakan di Jepang. Padahal 2 orang lain sudah diberi e-mail yang menyatakan bahwa mereka tidak lulus. Tapi untuk 2 orang lain yaitu mas ku dan temanku belum ada e-mail sama sekali. Padahal janji mereka akhir Februari diberitahu. Dan ini sudah maret. >.<

Kami benar-benar kepikiran. Bagaiman nggak terpikir. Jika dia bisa berangkat ke Jepang dan mendapatkan pekerjaan itu, mimpi kami benar-benar terwujud. Mimpi sejak kecil kami. Sekolah atau kerja di jepang.

Usaha kami selalu maksimal begitu pula doa. Tapi semua keputusan hanya Allah yang menentukan.
Diterima atau tidak, itulah yang terbaik.
Mungkin Allah punya cerita dan rahasia di balik ini semua yang tidak kami ketahui.

Tapi, tetap,..untuk saat ini... Ya Allah, permudah jalan kami untuk ke Jepang.
Intan Web Developer

A Wife and PhD candidate to-be in National Taiwan University of Science and Technology. Dreamer, Writer, Traveller, and Tech Addict. Like to travel everywhere and experience anything.