05 July 2012

5th Dream : Diterima S2 Luar Negeri Beasiswa

Ini nih yang aku pinginin sejak jaman aku masi SMP...Kuliah ke luar negeri...Beasiswa...keren banget ga sih? hahaha

Tapi...perjuangan untuk mendapatkannya ga semudah yang dibayangkan...

Negara yang menurutku bagus pendidikan IT nya itu ada beberapa...tapi disini aku sebutkan 4, yaitu :
1. India
2. Singapura
3. Taiwan
4. Korea Selatan

Ada banyak banget pertimbangan negara mana yang akan menjadi tujuanku...Tapi disini aku akan menceritakan bagaimana aku bisa mendapatkannya.

Thanks to ITS yang punya kerja sama dengan universitas di Taiwan dan Korea sehingga mempermudah aku dan teman-teman mendapatkan informasi.

Sebenarnya...aku tau ada beasiswa itu ga jauh-jauh dari orang terdekat. Jadi gini...aku tau ada beasiswa dari pemerintah India untuk mahasiswa Indonesia dari ibuku yang sedang baca koran...aku tau ada beasiswa dari Singapura dari temanku yang kakaknya tinggal di Singapura...dan aku tau ada beasiswa dari Taiwan dan Korea dari kampus.

So, intinya...banyak-banyaklah mencari informasi... ^.^

Menurutku...pada dasarnya mendaftar sekolah ke luar negeri itu punya syarat yang sama. IPK di atas 3.0 , TOEFL di atas 500 , bisa ngomong bahasa inggris, sosialisasi bagus, dan mengerti ilmu pengetahuan umum. Tapi yang susah adalah...membuat study plan yang dituliskan maupun dihafalkan di luar kepala yang membuat profesor yang mewawancarai kita merasa "She is the one I need!!"

First, India...
Aku tau info beasiswa dari pemerintah India yang kalau ga salah sih nama beasiswanya ICCR (lupa kepanjangannya apa) ini dari ibuku tercinta. Siang bolong yang panas, ibu telepon katanya ada iklan di koran kalo ada beasiswa dari India dan aku disuruh nyoba. Secara my mom is the best, dia tahu apa yang aku mimpikan selama ini.hahaha Ibu suruh aku catet nomor telepon kantornya di Surabaya dan mengambil formulir. Berangkatlah aku ke SPINS International School yang jadi markas pemerintah India di Surabaya. Jauh banget. Sempet nyasar pula padahal uda hampir 4 tahun aku di Surabaya.hahaha Begitu sampai sana ternyata si mbak kasih tau kalau aku harus mengikuti serangkaian tes dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Aku pikir "Ah gampang..." dan ternyata setelah aku baca "Gile bener syaratnya!"
Dokumen harus 4 copy yang tiap copy isinya itu transkrip, SKL, surat keterangan sehat dari dokter, surat bebas HIV, kurikulum nya jurusanku (teknik Informatika ITS) yang tebelnya 200 halaman, CV, foto, KK, akte lahir, dan smeua jenis sertifikat yang aku punya.
Waktu aku kumpulin semua dokumennya...aku harus bawa 1 kardus...-.-"
Hari tes pun datang...jeng jeng jeng...
Tes tulis dimulai...tesnya sih bahasa inggris...tapi bukan bahasa inggris biasa...-.-" itu tes bahasa inggris paling aneh yang pernah aku temui. Bahkan aku sampai ga bisa mendeskripsikannya.hahaha
Tes tulis selesai...menunggu antrian dipanggil wawancara...dan aku dapet nomer terakhir...
Panggilan wawancara datang...dag dig dug banget...
Dan ternyataaaa yang ngewawancara tuh orang India asliiii....mana kalo ngomong bahasa inggris agak aneh...apa mungkin karena logat nehi nehi nya itu ya? hmmm...-.-"
Lucunya..pertanyaan si bapak India "Do you know why Einstein love Apple so much??"
What??? Who knows lah yaa?? terserah Si Einsten lah....-.-"
Dan ternyata...jawabannya adalah "Because, He found Gravity from Apple which fall from Apple Tree"
Ciaaakkkk....ngek ngok banget lah waktu itu...hahahahaha

Second, Singapura...
Ini nih...syarat paling susah. Aku ga akan bisa nulisin disini karena sangat amat membingungkan.hahaha And I'm give up here...

Third, Taiwan...
Aku mengalami pengalaman paling menyenangkan sekeligus menegangkan waktu mendaftar di Taiwan. Universitas yang aku tuju adalah National Taiwan University of Science and Technology (NTUST). Kebetulan ITS punya kerja sama dengan NTUST dalam menarik mahasiswa lulusan ITS untuk masuk ke NTUST untuk master ataupun doctor.
So, aku dapet informasi profesor NTUST datang ke kampusku waktu aku semester 7 awal...Aku menggebu-gebu daftar dan melengkapi semua syarat...Nah kebetulan aku pingin masuk Department of Information Management...Tapi ternyata profesornya ga ada yang dateng...Akhirnya aku ditolak gara-gara mereka ga berani ambil mahasiswa karena ga tau di jurusan D.IM yang dibutuhkan kayak apa..-.-"
Akhirnya aku memberanikan diri untuk mencoba lah...daftar sendiri ke website nya..
Nah tapi ternyata...sebelum aku daftar ke website nya sendiri...profesor dari Department of Information Management dateng....mereka recruitment lagi...Alhamdulillah banget ada kesempatan emas...
Aku daftar n dateng lah waktu itu...Waktu dipanggil untuk sesi wawancara...cuma diliat CV, study plan, transkrip, dan nilai TOEFLku..trus ditanyain dikit-dikit yah sehubungan dengan TA, diriku, dan apa yang akan aku lakukan disana...and Yay!! I've got the acceptance letter!!
But, without scholarship....-.-"
Waktu itu profesornya sempet bilang..."kalau mau dapat beasiswa naikkan dulu TOEFLnya"...Then, dengan penuh tekad aku belajar TOEFL mati-matian. Dibantu seorang teman yang memberikan contoh soal-soal TOEFL aku belajar. Dan hari tes itu tiba...ternyataaaa soal tes nya sama persis seperti yang aku pelajari.hahaha Alhamdulillah...TOEFL ku dapat nilai hampir sempurna. :p
Then, aku dan 2 orang temanku yang juga diterima berniat untuk mendaftar scholarship sendiri melalui website NTUST. Kami mengirimkan langsung semua berkas yang dibutuhkan ke Taiwan. dan aksi menunggu pun dimulai.

Fourth, Korea Selatan...
Negara yang saat ini paling digandrungi anak muda...Korea Selatan...karena K-Pop nya...dan itu terjadi juga padaku.haha Mungkin itu salah satu alasan kenapa aku ikutan daftar juga...
Thanks to ITS again yang punya kerjasama dengan Pusan National University (PNU) sehingga profesornya bisa datang ke kampus. Tapi ini beda. Ga sama kayak Taiwan. Mereka ga ngasih acceptance letter langsung. Mereka cuma wawncara, ambil CV, and go.
Pembicaraan keterima atau nggak dilakukan oleh profesor yang ada di Korea. Mereka cuma akan mengambil mahasiswa jika ternyata membutuhkan mahasiswa itu untuk proyek mereka.-.-"
Hmmm it's okay lah...at least mereka mau bayarin kuliah aja...hahaha

Proses menunggupun dimulai...

Di saat menunggu itu...
Aku lulus
Aku diterima kerja di Jakarta
Aku diterima di ITB
Aku diterima di UI

Dan pengumuman pertama tiba...

NTUST -- "Congratulations. You're accepted in NTUST" -- Alhamdulillahhhh....(lonjak-lonjak di kantor)
India -- "We're from embassy. Congratulations. You're accepted in NIT Waranglar" -- Alhamdulillah... (teriak-teriak di kantor)

Ya Allah...ini benar-benar mukjizat banget...^.^

Yah walaupun sempat galau dimulai karena bingung mau pilih yang mana...aku akhirnya memutuskan...

Bismillah...Taiwaaaannnnn...I'm comiiiiinnnnngggggg.....^.^

4th Dream : Diterima S2 di Universitas Terbaik di Indonesia

Cita-cita ku itu cuma 1...Aku pingin jadi dosen. Nah...untuk mencapai itu...lewat jalur kuliah S2 donk tentunya...

Sebenernya pingin banget dapet beasiswa untuk S2...entah di luar negeri atau di Indonesia. Hanya saja untuk kasus kali ini yaitu di Indonesia, agak susah dapetnya kalau ga ikut program beasiswa dari DIKTI. Itupun harus jadi salah satu dosen di perguruan tinggi yang ditentuin ma DIKTI. Kalau ga salah sih nama programnya Beasiswa Unggulan deh kalau ga salah. Syaratnya banyak banget dan susah.

Aku dikasih tau sih ma "Love" (ceileh) kalau daftar aja dulu di universitasnya...nanti kalau uda keterima pasti banyak tawaran beasiswa dimana-mana. Emang sih untuk biaya masuk pertama biaya sendiri...tapi kalau dapet beasiswa setelahnya kan mungkin juga...

Universitas terbaik di Indonesia kalau diurut ada 3 dari segi IT nya :
1. Institut Teknologi Bandung (ITB)
2. Universitas Indonesia (UI)
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)

Nah karena aku S1 nya di ITS...aku pingin coba ke yang lainnya...So, UI n ITB sasaranku selanjutnya.

Semenjak sebelum lulus aku udah cari tau dulu tentang dua universitas itu. Ada atau nggak S2 yang sesuai dengan bidangku...berapa biayanya...bagaimana cara masuknya...dsb.

Dan perjuanganku dimulai dengan mengumpulkan berkas-berkas...Mulai dari Surat Keterangan Lulus (SKL) yang dbuat karena waktu itu aku belum wisuda, transkrip nilai, surat rekomendari dari dua orang dosen yang kenal baik denganku, dsb.

Sempat ada masalah ketika dosenku tidak mau memberikan surat rekomendasi karena waktu itu aku belum sidang. Tapi untungnya H+1 sidang...surat rekomendasiku keluar...hehehe :D

Beberapa syarat yang menurutku susah untuk ditembus yaitu tes TPA dan TOEFL. Syaratnya pun cukup tinggi lah bagiku waktu itu...

Untuk ITB sendiri tes TPA bisa dilakukan selain di Bandung tapi untuk Bahasa inggris harus ELPT ITB. Jadilah aku mencari informasi tes TPA tercepat di area Surabaya dan sekitarnya. Kudapatkan di Malang. Aku harus pergi ke Universitas Brawijaya untuk mengikuti tes TPA dan soalnya susaaaaaaahhhhh... >.<"
Waktu itu rasanya pasrah aja lah...entah dapet nilai berapa.hahaha Di hari yang sama aku harus mengejar untuk mengikuti tes TOEFL di Universitas Airlangga Surabaya. -.-" Jadilah aku mengejar waktu setelah selesai tes di Malang aku naik bus ke Surabaya...untungnya belum telat.hahaha Sedangkan ELPT ITB aku harus datang ke Bandung. Tak apalah...sekalian menjenguk seorang terkasih di Jakarta.xixixixi

Sedangkan tes di UI sendiri...harus lewat SIMAK. Sama sih seperti di ITB tesnya, TPA dan bahasa inggris. Tapi susahnya MasyaAllah. Keluar dari kelas cuma bisa menghela nafas dan berdoa semoga diberikan yang terbaik. 

Waktu menunggu pengumuman ini yang paling menegangkan...tapi ya termasuk nyantai juga sih...

Karena kebetulan...selagi menunggu pengumuman...aku diterima kerja pula...

Jadi, aku sudah berniat...kuliah sambil kerja. Bismillah semoga bisa...

Saat itu aku ada panggilan wawancara dari ITB hari Jumat. Tapi aku tak bisa datang...jadinya yah terpaksa lah...yasudah...digugurkan saja....ternyata ITB diterima. Alhamdulillah....

Sekitar dua minggu kemudian...ada pengumuman dari UI...dan Alhamdulillah diterima juga...benar-benar ga nyangka waktu itu...

The best universities in Indonesia...both of them...accept me...It's just like a dream!! ^__^

Alhamdulillah Ya Allah...mimpiku yang lain terkabul...

3rd Dream : Mencoba Kerja di Perusahaan Skala Internasional

Ahahaiii....lulus dari Teknik Informatika ITS memberi kebahagian sendiri lah ya tentunya...
But, ada pertanyaan yang pasti akan selalu terngiang di benak semua orang ketika lulus S1...
Aku mau kerja dimana? Aku mau kerja apa?
Hahahaha hal yang wajar untuk dipertanyakan sih sebenarnya...

Kalau aku...pertanyaanku bukan itu...
"Apa yang akan ku lakukan setelah aku lulus??" (sama aja ya? haha)

Sebenarnya...aku ga pingin kerja ikut orang. pengalaman kerja di perusahaan BUMN buat kerja praktek sekitar 1 tahun yang lalu di Bandung agak sedikit bikin ga suka kerja di perusahaan. Disuruh ini itu lah. Kerja dari pagi sampai sore. Apa enaknya coba?? Apalagi kalau misal uda berumah tangga..kasian suami n anak donk ditinggalin trus di rumah....(ceileh kayak uda mau nikah ajee..haha)

Tapi...I have different thought..
Kalau aku terlalu membatasi diri...aku ga bisa berkembang donk?
Okelah mimpiku yang lain aku ingin jadi dosen...Tapi...ga ada salahnya menuju sebuah mimpi harus melewati hal lainnya...
Lagian juga dosen harus dibekali ilmu praktek kan? Ga mau banget deh jadi dosen yang cuma tau ilmu dari buku dan paper, duduk di kelas cuma buat nyuruh mahasiswa presentasi di depan, atau bahkan ngomong sendiri ma slide presentasi.-___-"
Jadi, gimana caranya aku harus mencoba untuk bekerja (walaupun sebentar) di sebuah perusahaan yang skala nya internasional....trus cabut deh buat S2...hahaha

Selagi aku mendaftar beasiswa ke luar negeri (Taiwan, Korea, India) dan daftar sekolah di Indonesia (UI, ITB) aku juga daftarin tuh perusahaan-perusahaan besar. Ikut-ikut berdesak-desakan ma orang-orang seantero nusantara yang nyari kerja di Bursa Karir ITS...nyari info lowongan di website-website...bahkan sampe ngeliatin papan pengumuman satu per satu...haha *kenanganYangIndahTapiPait

Miris juga sih waktu ikutan berjubel-jubel di Bursa Karir ITS...tapi apa daya...namanya juga pengangguran...what must i do except this one?? hahaha 

Mulai dari perusahaan negara, swasta, dan asing ikutan di BKI....liatnya sih uda males ya begitu masuk...udah banyak orang..panas..sumpek...bikin kepala pusing...

Dan jeng jeng...kepala multitasking ku beraksi...hahaha (kata "love" -- "salut dah ma yang bisa multitasking" hahaha). Persiapan dimulai :
   1. Buka Tas
   2. Keluarkan map
   3. Catat semua lowongan kerja yang mungkin
   4. Siapkan semua fotokopian dan map
   5. Ambil antrian (biasanya sih bayar untuk tiap perusahaan satu nomer antrian. tapi bisa beli banyak)
   6. Masukin semua hal ke dalam map (harus teliti dan hati-hati..jangan sampai salah)
   7. Antri
   8. Masukin map ke dalam tiap perusahaan

Belum apa-apa nih...2 perusahaan uda nolak mentah mentah diriku...-.-"
Entah karena apa...padahal temenku yang IPnya di bawahku keterima lhoh...aneh bin ajaib emang...tapi aku percaya takdir...dan mungkin bukan yang terbaik untukku...

Hari terakhir BKI total sudah ditolak 6 perusahaan...hahaha

Tapi bukan Intan namanya kalau menyerah gini aja...
Aku bisa ngambil kesimpulan dari perjuanganku cari kerja di bursa karir / bursa kerja...

Semua orang datang kesana nyari kerja
Perusahan ngambilnya entah acak entah diurut berdasar apa
Waktu cuma sedikit
Bikin pusing
Peluang keterima : 1 banding 10.000

So, aku cari jalan lain...INTERNET.

Kebetulan sebelum ada bursa kerja...aku iseng ikutan recruitment salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang kebetulan datang ke kampus. Anak perusahaan nya sih yang di bidang IT. Aku juga ikutan recruitment online perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia juga.

Nah...kebetulan juga...waktu bergulir...aku dipanggil di 2 perusahaan itu...
bahkan sampai tahap interview...
bahkan aku disuruh ke jakarta untuk interview...
dan Alhamdulillah...

aku diterima di dua duanya... :D

Tapi yang perusahaan rokok itu telat ngasih taunya...jadinya aku udah deal duluan ma perusahaan perkebunan ini...

Dan Alhamdulillahnya lagi...aku keterima jadi IT Staff di HO Jakarta perusahaan perkebunan internasional...

Alhamdulillah...
Another part of my dream...I gained you again,., ^___^

03 July 2012

2nd Dream : Lulus 3,5 Tahun Cumlaude

Selama kuliah di ITS...aku mengalami 1 hal terpenting dalam hidupku...
Merasakan kasih sayang yang begitu besar dari orang tuaku...
Mereka memberikan semuanya untukku sehingga aku tidak merasakan kesusahan apapun selama aku kuliah selain mengalami stres karena tugas, maklumlah mahasiswa teknik yang begitu banyak praktikum menggunung dan tugas organisasi....

Saat itu...aku memikirkan...apa yang bisa membuat orang tua ku bahagia...

Adikku, Irfana Rahma Dzikria, akan lulus SMA pada saat aku akan lulus kuliah...

Disitulah mimpi itu muncul...

3,5 tahun lulus dari ITS dengan predikat cumlaude. Aku harus bisa!!

Dengan secangkir teh / kopi tiap malam aku belajar dengan tekun...(sepertinya)
Walaupun terkadang malas menghampirku...syukur Alhamdulillah tidak lama malas itu datang...ketika malas menghampiri,aku ingat kedua orang tua ku...aku ingat perjuangan mereka selama ini menyekolahkanku hingga perguruan tinggi...aku tidak ingin membuat mereka bersedih...

Cukup pengalaman pahit nilai buruk pada saat semester 1 dan 2 (2 mata kuliah yang membuatku geleng-geleng kepala tapi ibuku hanya tertawa -.-")...aku berniat tidak akan ada nilai D di transkripku selain 2 mata kuliah itu...

Berusaha...

Berdoa...

Meminta restu orang tua...

Semester 7 datang...aku ambil mata kuliah Tugas Akhir...Ketika akan melakukan FRS / KRS...tanganku gemetar...Apa aku bisa?? Pertanyaan itu terus terngiang di benakku...Dengan mengucapkan basmalah yang direstui kedua orangtuaku tentunya...aku melakukannya...

Aku memilih seorang dosen yang mengenal baik diriku..Ibu Umi Laili Yuhana...dan juga dukungan seorang terkasih...aku melakukannya...

Perlahan tapi pasti...

Penuh dengan tingkat stres yang begitu tinggi...

Tugas akhir dan beberapa mata kuliah kulalui dengan tekun...

Sempat hampir aku tidak diijinkan untuk mengikuti sidang karena menurut bu yuhana aplikasiku tidak cukup baik...Aku harus ikut sidang!!

Tiap hari aku lembur...bersama sahabat tercinta Carolina Florida Edjam aku melalui masa masa itu...Juga bersama Sangkurnia Sekar Arom dan Yovanita Sidabutar kami bertarung melawan kemalasan...kami bertarung melawan keganasan tugas akhir yang menyiksa,,,

Tiap hari kami di lab yang sama bertaruh siapa yang lebih dahulu selesai mengerjakan tugas akhir...dibantu dengan teman seperjuangan lain di lab yang sama...

Akhirnya sidang itu datang...

Pilihan hanya ada 2 bagian :
1. Lulus atau tidak
2. Cumlaude atau tidak

tapi aku ingin 1 pilihan saja di luar itu semua...Lulus Cumlaude...

Aku meminta doa restu ibu, bapak, nenek, adik, seorang terkasih, dan dosen pembimbingku...

Keringat dingin melandaku begitu aku duduk di kursi panas...tak kuasa aku menatap mata dosen penguji (padahal sebenarnya mereka dosen terlucu di kampus yang selalu membuatku santai dan tertawa)...

Kesalahan demi kesalahan terjadi...

Ya Allah...
Tak kuasa aku menahan air mata begitu kata itu diucapkan "Selamat...Anda Lulus...dengan Nilai A"
Alhamdulillah Ya Allah...

Impian itu tercapai...

Lulus 3,5 Tahun Cumlaude...

Thank you Allah..
Thank you Mom..Dad...
Thank you Love...
Thank you my best friends...

^__^

Penipuan di ITC Kuningan atas nama CV.Anugerah Bersama

Kemarin sore..kebetulan hari Senin, 2 Juli 2012...aku ke ITC kuningan (Ambassador). rencananya sih cuma mau ngembalikan DVD dan ke carrefour bentar buat beli kebutuhan sehari-hari. Nah di saat yang sama mungkin waktu itu aku sedang capek karena baru selesai medical checkup di Jakarta Barat naik motor dan sendirian. Setelah selesai menukarkan DVD ke toko, aku melanjutkan ke carrefour...Tapi belum sampai aku turun ke carefour...aku dihadang oleh seorang lelaki yang memberikan selembar brosur fotokopian dan sebuah bingkisan yang katanya gratis karena ulang tahun toko.

Nah trus...dia minta aku untuk memberikan identitas. Waktu itu aku berpikir mungkin wajar lah memberikan identitas seperti yang dilakukan oleh sales rokok yang meminta identitas pengunjung. Setelah itu aku berniat untuk pergi. Tapi, tiba-tiba dia berkata bahwa aku berkesempatan untuk mendapatkan voucher yang bisa digunakan untuk berbelanja di pameran produk dia pertengahan Juli ini di Blok M. Aku ambil satu dari dua voucher yang ditawarkan. Ketika dibuka voucher itu bernilai Rp 1.500.000,- dan membuatku berpikir 'waow.masa iya??'.