Showing posts with label Singapore. Show all posts
Showing posts with label Singapore. Show all posts

05 March 2015

CNY Holiday Part 8 : One day in SMALL Sentosa Island and Gardens by The Bay

Saturday, 28 February 2015

Yes we were in Singapore again after nearly 2 weeks in Indonesia. Ini pertama kali nya bagi kmai pulang ke Indonesia bukan PP Taiwan-Indonesia tapi Taiwan-Singapore dan di tengah-tengahnya tiket PP Singapore-Indonesia. That's why we're here again in Singapore for last 3 days of our chinese new year holiday.

Kami menginap di Hotel 81 Dickson... dua minggu sebelumnya kami menginap di Hotel 81 juga tapi Orchid. Bedanya yang Orchid jelek banget sedangkan yang Dickson kami dapat kamar yang lumayan okeh. Hotel kami berada di area Little India dan tepat di depan Wanderlust Hotel yang terkenal akan hotel tematik. Sayangnya Wanderlust mahal banget jadi aku cuma bisa ngiler liat hotel dari seberang. hahaha

Rasa capek yang luar biasa disertai pusing yang amat sangat membuat kami mengurungkan niat untung berjalan-jalan pada malam hari. Mungkin karena capek. Setiap kami pulang ke Indonesia, kecapekan itu jelas. Padahal harusnya kalau pulang kan nyantai... ini nggak. Pulang equal with lebaran. Lebaran nggak harus waktu idul fitri buat kami. Maklum anak rantau...

Sunday, 1 March 2015

Rencana kami adalah menghabiskan waktu di Sentosa Island seharian dan mencoba apapun yang menurut kami tidak ada di Indonesia maupun Taiwan, dengan biaya terjangkau tentu saja.

08:00 Breakfast in Dickson's Little India

Kami bersyukur hotel kami dengan dengan masjid di area Little India sehingga banyak makanan halal yang bisa ditemukan. Salah satunya adalah Dicksons'. Pemiliknya adalah orang india dan menyajikan menu khas india dan pakistan.

Kami memesan Roti Prata, yaitu sejenis roti martabak yang di dalamnya diisi telur dan keju. Isinya bisa milih sih, tergantung selera. Minuman standard yaitu Teh C atau Teh yang dicampur dengan susu, alias teh tarik kalau orang Malaysia bilang dan Naicha kalau orang Taiwan bilang. Sedangkan orang Indonesia kayak aku nyebutnya teh susu jahe. haha

Sayangnya kami harus menunggu cukup lama sampai pesanan datang. Beneran lama sampai bikin hati mangkel. -________-" Enak sih makanan nya, tapi not recommended bagi yang kurang sabaran nunggu makanan.

09.00 Mount Faber - Sentosa Cable Car

Letak stasiun Sentosa Cable Car adalah di Mount Faber, dimana tidak dilalui kendaraan umum. Sehingga kalau mau ke sana harus naik taksi. Kalau mau sih bisa naik MRT sampai stasiun terdekat lalu lanjut naik taksi. Tapi kmai memilih naik taksi, selain lebih cepat tarif nya juga tidak terlalu mahal karena lokasi hotel yang ternyata cukup dekat dengan Mount Faber, jika lewat tol.

Mount Faber adalah start awal dimulainya perjalanan menuju Sentosa Island menggunakan cable car alias gondola. Kami ingin mencoba karena kalau di Taiwan gondola nya itu panjang, tinggi, pemandangan juga keren abis. Ketika kami mencari review di internet tentang cable car di Singapura pun katanya keren banget dan membutuhkan waktu sekitar 45 menit sampai di Sentosa Island.

Nyatanya... hmmm... nggak panjang-panjang amat kok. Cuma sekitar 15 menit. -.-" Berasa cepet banget dan rugi udah bayar $29 per orang buat naik, walaupun tiket PP dan kami cuma butuh pergi nya doank. Kami dapat berbagai macam suvenir juga sih karena kebetulan lagi promo naik cable car bareng super heroes. Jadi kami dapat topeng super heroes (batman dan wonder woman) dan pin. hahaha


Tapi emang sih nggak bsia dipungkiri pemandangannya bagus banget. Bisa lihat Singapura bagian selatan secara menyeluruh. Dimulai dari stasiun Mount Faber. melewati HarbourFront Station (ada lubang di dalem gedung buat dilewatin cable car), dan berakhir di Imbiah Station yang berada di Sentosa Island.





11.00 The Luge and Skyline

Setelah naik taksi, ngantri cable car, dan perjalanan dari langit ke sentosa island .. kami sampai di Imbiah station di sentosa island. Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah The Luge and Skyline.


Permainan nya seperti naik ATV dan muter-muter di area pegunungan. Tapi kendaraan yang dinaiki tidak sebesar ATV. Kecil banget. Kami tidak bisa berfoto ria ketika naik ini karena kami harus memegang erat setir nya. Setirnya itu kayak kalau menggunakan Segway. Jadi kalau mau maju setirnya dimajuin, kalau mau mundur setirnya ditarik ke belakang. Kendaraan ini yang disebut The Luge.

Source : yoursingapore.com

Sedangkan untuk skyline, bentuknya kayak kursi panjang di area main ski (kayak udah pernah main aja.. --"). Jadi kita bakalan duduk trus naik kursi itu dari bawah habisnya main the luge trus balik ke atas, lokasi pertama kita datang.

Source : singapore-guide.com

Kami pikir awalnya bakalan lama main di sini karena kalo main ATV kan bisa lebih dari 1 jam. Ternyata main the Luge nya doank paling cuma 10 menit. Trus naik skyline nya kurang dari 10 menit juga. Track nya pun ga luas, bisa dibilang sempit banget. Walaupun asik sih kita kayak main di tengah gunung gitu. Yang bikin kami lama di sana paling jalan ke tempat antrian sama foto-foto.haha

11.30 Sentosa Merlion

Merlion adalah lambang Singapore. Patung ikan berkepala singa yang biasanya orang asik foto-foto itu di Merlion Park dekat Raffles Place MRT. Tapi, Sentosa island juga punya replika merlion. Bedanya, patung yang ini mungkin 3x lipat besarnya merlion yang asli. Pengunjung bahkan bisa masuk ke dalam patung dan naik sampai puncak sehingga bisa melihat pemandangan sentosa island dari atas karena memang lokasinya tepat di tengah pulau. Dengan membeli tiket tentu saja.


Karena kami malas masuk, selain karena harus membayar, kami juga nggak tau di atas mau ngapain. Secara kami sudah lihat seluruh sentosa island dari cable car. Rasanya ga worthed aja kalo masuk ke dalam patung merlion super besar ini. haha

Agak jauh jalan ke depan patung, ada patung (?) bertuliskan SENTOSA yang jadi objek foto paling hits. Secara yaa namanya jalan-jalan ke Singapura, belum ke Singapura namanya kalau nggak ke Sentosa Island dan buktinya adalah foto di depan sini nih, trus upload deh ke facebook. hahaha. Tapi aku males foto-foto kayak gini. Entah kenapa. :p

Nggak bisa dipungkiri, nemu orang Indonesia di Singapura itu hal yang lumrah. Wajar namanya juga negara tetangga. Sayangnya, aku merasa, dandanan mereka kok agak ga normal ya? agak lebay sih kalau orang bilang. -___-"

12.00 KFC

Waktunya makan siang, perut sudah mulai berbunyi tanda minta diisi. Tempat makan terdekat dari Merlion, dan halal tentu saja, adalah di KFC. Tepat di sebelah loket yang persis di samping kiri tulisan Sentosa.

Perut kami masih perut orang indonesia jadi makan siang harus nasi. Lha kok ternyata saat kami mau pesan, menu nasi nya agak aneh dan pesan ayam doank paketannya sama dua cup kecil yang kami kira es krim dan puding. Ternyata, yang kami kira es krim itu salad yang dipotong super kecil dan puding adalah mashed potato. Glocalization sepertinya memang benat-benar diterapkan sama KFC. -_________-"

12.30 Trick Eye Museum

Setelah makan, kami mencari di peta lokasi Trick Eye Museum karena tiket sudah kami beli di teman suami, bentuknya paketan dengan The Luge and Skyline sehingga lebih murah. Ternyata lokasi nya dekat Universal Studio Singapore. Kami berpikir lokasi pasti cukup jauh karena USS dekat Waterfront Station sedangkan lokasi stasiun paling dekat dengan kami adalah Imbiah Station. Ternyata setelah kami mencoba jalan kaki, lokasinya luar biasaaa dekaaaaattt. Itulah kenapa aku bilang Sentosa itu kecil. Jalan kaki dari ujung ke ujung juga bisa koq. haha Tapi yaahh mungkin karena kaki kami sudah biasa jalan kaki di Taiwan. Nggak tau juga deh buat orang indonesia yang suka naik motor ke indomaret deket rumah... xixixixi

Mencari lokasi Trick Eye Museum agak susah karena ini lokasi baru dimana tidak ada penunjuk arah yang besar menuju ke lokasi. Saran ku, cari peta Sentosa di counter loket terdekat, lalu cari lokasinya. Kalau masih susah, jalan ke arah Universal Studio lalu cari spanduk yang nempel di pilar gedung tulisannya "Go To Trick Eye Museum" sama ada tanda panahnya. Lokasinya ada di sebelah Korean Food Restaurant kalau ga salah namanya Insadong atau apaa gitu di area Universal Studio.

Nah Trick Eye Museum sendiri menawarkan berbagai macam foto yang menipu. Kita bisa milih mau foto dengan background 3D. Ada panduan juga gimana cara foto nya dan fotonya harus dputar berapa derajat supaya terlihat real. Contohnya seperti foto mas putu yang naik kuda ini hehe


13:30 Korean Shaved Ice

Hari itu luar biasa panas dan jam setengah 2 itu sama dengan jam 12 siang. Begitu lewat Insadong Korean Food dan lihat ada es, kami langsung masuk dan memesan satu mangkuk es serut buah ala korea sambil ngadem kena AC. haha

14.00 Sentosa Beach

Pantai, seperti kebanyakan pantai, adalah berpasir putih dan luas dengan ombak biru. Sayangnya itu hal yang harus dibuang jauh-jauh ketika ke Singapura, waterfront city. Pantainya banyak dipakai sebagai pelabuhan. Jadi, pantai di sentosa ini adalah pantai buatan yang sangaat kecil. 

Kasihan juga sih sama orang Sinapura, karena mereka nggak punya pantai. Wajar juga mereka bosan hidup di negara nya sendiri karena Singapura super kecil. Bersyukurlah aku yang orang Indonesia dengan begitu banyak pantai luas nan indah, dan juga masih bisa sekolah di Taiwan yang pantainya juga masih luas...

15.00 Rest in Hotel before Start Again

Pusing rasanya terkena matahari yang sangat mneyengat dan juga capek karena habis muter-muter Sentosa Island jalan kaki. Kami memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat dan shalat. Karena kami mencari Mushola di Sentosa Island, ga nemuu... --"

Saranku..kembali lah ke hotel ketika harus shalat dan beristirahat sejenak, lalu melanjutkan perjalanan. Don't worry, Singapore is small... hehe

16.30 Gardens by the Bay

Cara termudah menuju Gardens By The Bay adalah menggunakan MRT ke Bayfront Station lalu ikuti penunjuk arah. Penunjuknya gampang kok. Tinggal ikutin aja tar juga sampe. haha

Aku baru sadar ketika keluar dari terowongan station bahwa Gardens By The Bay ada tepat bersebelahan dengan Marina Bay Sands dan Singapore Flyer. Sehingga kalau difoto pemandangannya spektakuler!!!

Jembatan penghubung antara station dengan garden adalah Butterfly Bridge (kalau nggak salah namanya ini) dan bisa lihat Super Tree Grove dari tengah jembatan. Kiri ada Singapore Flyer dan belakang ada Marina Bay Sands.

Makanya jangan heran banyak orang berhenti mendadak untuk berfoto ria di jembatan ini.

Tujuan utama kami datang ke sini adalah untuk masuk ke dalam Flower Dome dan Cloud Mountain.

Flower Dome adalah tempat dimana berkumpulnya aneka tanaman dan bunga yang dibentuk sedemikian hingga menjadi indah dipandang.

Bunga nya pun macem-macem dan dari segala belahan bumi. Tapi jenis tanamannya adalha tanaman yang tumbuh ketika Spring. Maka, jangan heran ketika masuk ke dalam udara akan berubah sejuk karena suhu yang memang di set supaya segala jenis bunga itu bisa tumbuh.

Harga tiket masuk ke dalam Flower Dome dan Cloud Forest adalah $28 per orang. Ingat jangan sampai hilang tiketnya ketika masuk ke dalam Flower Dome karena akan digunakan lagi ketika masuk ke dalam Cloud Forest.

Kami berada di dalam Flower Dome cukup lama karena takjud dengan keindahan bunga dan taman yang ada. Rasa syukur dan pujian kepada Allah karena bisa membuat ribuan jenis bunga dan tanaman yang begitu indah dan bisa dinikmati oleh manusia.

Ingat bahwa ketika masuk ke dalam, jangan memegang bunga nya. Karena walaupun indah ada beberapa jenis tanaman yang ternyata beracun. Di dalam ada petugas yang akan mengingatkan pengunjung jika memegang bunga atau tanaman.

Kebetulan karena masih dalam suasana Chinese New Year, maka taman dibentuk dan dihias selayaknya perayaan tahun ini, yaitu Tahun Kambing.

Lihat saja hiasan kambingnya dibentuk dari bunga. Lalu ada banyak juga lampion yang menghiasi pohon-pohon di dalam area.

\


Usai melihat-lihat bunga kami keluar dari Flower Dome dan menuju Cloud Forest yang merupakan replika dari hutan hujan. Kami baru sadar ketika akan masuk bahwa ada Misting Time atau waktu dimana dome ini akan mengeluarkan kabut sehingga hutan akan sangat mirip dengan aslinya. Tapi hanya 2 jam sekali. Pas sekali ketika kami datang, pukul 18:30 baru saja misting time usai dan kami harus menunggu sampai pukul 20:00 untuk melihat misting time yang terakhir di hari itu.



Ketika masuk pertama, kita akan melihat air terjun super tinggi yang jatuh dari atas gunung buatan. Rasanya dingin banget ketika ada di dekat air terjun ini. Di dalam kita bisa masuk ke dalam gunung dan menikmati keindahan hutan hujan buatan ini dari dalam maupun jembatan gantung yang menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain.

Saat misting time tiba, sayangnya kamera ku tidak cukup bagus buat foto. Selain karena malam, juga karena kabut yang cukup tebal di dalam.


Inti dari mengunjungi Garden By The Bay adalah Super Tree Grove yang merupakan icon dari tempat ini. Setiap malam pukul 19:45 dan 20:45 akan ada pertunjukan musik di sini. Bukan musik yang dimainkan oleh manusia melainkan musik dari pohon ini sendiri. Ada banyak Super Tree Grove yang bisa dilihat dan sebenernya bisa naik ke atas dengan menggunakan OCBC Skyway dengan harga tiket $5, tapi sayangnya kami tidak bisa naik karena waktu sudah menunjukkan pukul 20:30 dan loket sudah tutup. Maka kami hanya duduk menikmati pemandangan malam sambil menunggu pertunjukan musik oleh pohon-pohon buatan ini. Kebetulan dari tempat ku duduk, aku bisa melihat Marina Bay Sands dari kejauhan dan ketika melihat ke atas, bulan bersinar terang, Jadi gaak romatis sedikit... dikiiittt... nggak banyak-banyak... haha


Tak lama menunggu, pertunjukan musik dimulai. Mulai dari lagu berirama gamelan, musik khas cina, bahkan sampai lagu SNSD Gee pun mengalun. hahaha Lampu-lampu dari sekian banyak Super Tree Grove berkelap-kelip mengikuti alunan musik. Sempat aku rekam menggunakan tablet. Nanti akan aku upload ke YouTube hasil rekamanku.

Pertunjukan selesai dalam jangka waktu sekitar 20-30 menit. Cukup lama sampai membuat tangan ku pegal memegang tablet untuk merekam. hahaha

Waktunya makan malam dan kami menuju Dining By The Bay yang tidak jauh dari Super Tree Grove. Kami beruntung restoran masih buka walaupun jam sudah menunjukkan pukul 9:15.  Kami makan di salah satu jejeran restoran di situ yaitu Hill Street Coffee Shop karena kami tidak mau mencicipi keanehan rasa mashed potato Texas Chicken seperti di KFC Sentosa. haha

Harga terbilang masuk akal walaupun lebih mahal daripada makan di Little India atau Arab Street. Pilihan menu kami adalah nasi lemak, tentu saja karena ini Singapore, dan mas putu memesan sate. Pada akhirnya... kami menyesal mesan sae karena rasanya aneeehh!! dan rasa aneh itu masih membekas hingga kami sampai di hotel dan menggosok gigi. -______-"



Perjalanan liburan kami di Singapura memberikan kesan tersendiri karena banyak hal yang menjadi pengalaman tak terlupakan. Tidak hanya pengalaman bermain di Sentosa Island tapi juga pengalaman bertemu dan berkomunikasi dengan orang Singapura yang notabene multikultural.

Saranku ketika akan bermain di Sentosa Island adalah :

  1. Tentukan permainan yang diinginkan sebelum berangkat di http://www.sentosa.com.sg/en/attractions/
  2. Cari paket permainan termurah yang bisa didapatkan, misal lewat website Sentosa Island yaitu https://store.sentosa.com.sg/ karena mereka menyediakan One Day Pass atau Two Day Pass bagi pengnjung. Ada juga yang paketan beberapa jenis permainan saja.
  3. Kalau mau beli langsun di tempat juga bisa. Bisa beli di Mount Faber Cable Car, Harbour Front Station sebelum naik Sentosa Express, atau di Sentosa Island nya.
  4. Jangan khawatir untuk takut rugi karena permainan di Sentosa Island jangka waktunya singkat sekali. Plaing sekali nya di satu permainan maksimal butuh waktu 30 menit. Nggak pake antri pula kalo bukan peak season.
Saran lainnya ketika berkunjung ke Singapura...

  1. Bawa uang secukupnya dan perhatikan kurs rupiah terhadap dolar singapura. Kalau bisa sih sudah menukar uang saat sebelum berangkat karena biaya money changer lumayan mahal.
  2. Jangan membicarakan orang lain di depannya.. ingat kita ada di negara orang lain dan Singapura itu multiculture. Walaupun kamu ngomong bahasa indonesia, orang india bisa ngerti karena mereka bisa bahasa melayu.
  3. Hormati orang lain
  4. Tetaplah tersenyum dan open minded ketika ada sesuatu yang tidak mengenakkan hati
  5. Belajarlah melakukan sesuatu yang baru tanpa mengomel, misal belajar menggunakan MRT karena di Indonesia tidak ada MRT.
  6. Jagalah nama baik Indonesia di mana pun kita berada, karena sering aku melihat orang Indonesia yang tidak berlaku selayaknya orang Indonesia, bsia dibilang memalukan. --"
Hal yang paling penting adalah NIAT.

Niat untuk belajar kehidupan orang di negara yang berbeda, bukan untuk belanja ataupun jalan-jalan. Karena dengan niat yang berbeda, apa yang didapatkan akan berbeda.

Believe me... your trip will be worthed if your intention is to learn something new... :)




25 February 2015

CNY Holiday Part 2 : Singapore in 1 Day

Minggu, 15 Februari 2015

02.00
Kami hanya punya waktu tidur sebentar karena baru sampai hotel jam 2 pagi. Hanya sekitar 15 menit saja dari bandara menggunakan taksi dengan fare yang lebih mahal sekitar $6 karena tengah malam.

Cukup terkejut, karena hotel yang kami tempati tidak sama dengan gambar yang ada di Booking.com. Kami menginap di Hotel 81 Orchid dimana kamar yang kami tempati hanya berukuran kurang lebih 3x3 meter. Saran ku kalau ke Singapura, jangan menginap di hotel 81 walaupun murah. Hotel ini punya banyak cabang sebenarnya dan tersebar di seluruh penjuru singapura dengan tambahan nama di belakang hotel 81. Misal seperti Orchid, Dickson, Hollywood, dsb.

Walaupun kondisi hotel yang kurang memuaskan...tidak membuat ku susah tidur. Kami tidak peduli yang penting bisa tidur untuk malam ini. Namanya juga capek. Haha

06.30
Alarm berbunyi dan membuat kaget karena khawatir telat shalat subuh. Herannya ketika kami melihat keluar jendela, langit masih gelap. Ini jam kami yang salah atau memang berbeda?

Setelah dicek, jam di Singapura emang agak aneh. Waktu mengikuti WITA atau sama dengan di Taiwan. Tapi, langit sama dengan WIT. Intinya sih kalo misal kita subuh biasanya jam 4.30, di singapura jam 6.30...

Perbedaan waktu yang aneh gini nih yang bikin jadwal kacau. Rasanya males banget buat bangun. Karena jam sudah jam 8 tapi langit kayak jam 6 pagi.haha Penasaran juga sih kita tentang jam sekolah dan kerja normal itu kapan. Terjawab ketika perjalanan ke bandara naik taksi besoknya ketika si pak supir bilang bahwa jam rush hour adalah jam 6.30 saat matahari pun belum muncul....haha

08.30
Setelah berusaha bangun, terlelap, dan bangun lagi...akhirnya kami berangkat juga. Berbekal peta offline yang kami download di Google Play yaitu Singapore Maps (kami nggak punya nomer pre-paid singapore untuk internet, sepertinya bisa dibeli di bandara) kami mencari MRT terdekat yaitu Kallang MRT station.

Kami pikir awalnya jarak tidak begitu jauh dari hotel. Ternyata...lumayan juga. Tapi tidak jadi masalah karena kami sudah biasa jalan kaki di Taiwan.

Jalanan cukup lenggang. Seperti bukan Singapore yang aku lihat di YouTube. Jalan raya pun sangat lebar, 6 lajur. Padahal Singapore ini kecil tapi punya sebegitu lebar dan luas nya jalan raya.


09.00
Sesampai di Kallang MRT Station, kami memutuskan untuk top-up MRT card kami supaya nantinya tidak perlu mengisi lagi di tengah perjalanan. Cara untuk mengisi MRT card ada dua yaitu :

  1. Membeli lewat loket dekat pintu masuk MRT
  2. Menggunakan mesin pengisian yang bentuknya seperti mesin ATM

Karena kami tidak mau repot dengan belajar cara menggunakan mesin pengisian (males mode on haha), akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke loket. Sayangnya, orang yang menjaga kurang "ngeh" dengan apa yang kami minta. Jadi, kami ingin top-up sebesar $8 tapi malah diisi $10. Bisa jadi sih itu angka minimal pengisian.


Sebelum naik MRT, wajib bagi turis terutama yang belum pernah menaiki MRT sebelumnya untuk mengetahui tata cara naik MRT, yaitu:

  1. Pastikan sudah membawa peta terbaru MRT Singapore yang bisa didapatkan di seluruh MRT station atau internet.
  2. Cari lokasi awal dan tujuan MRT station.
  3. Lihat di peta untuk station yang dituju itu titik akhir nya di station mana
  4. Lihat di plang penunjuk arah untuk naik ke MRT dengan tujuan akhir tadi.
  5. Jangan lupa untuk turun di sebuah station tertentu untuk transit jika diperlukan.
Contoh :

Aku dari MRT Kallang dengan tujuan akhir MRT HarbourFront. Jadi, aku harus naik MRT dengan tujuan akhir Tuas Link. Lalu, aku turun di Outram Park karena harus transit ke jalur ungu dengan tujuan akhir HarbourFront.

Ingat selama di MRT ada beberapa peraturan yang tidak boleh dilanggar jika tidak ingin didenda. MRT berbeda dengan KRL di Jakarta. haha Peraturan antar MRT tiap negara berbeda-beda tapi ada beberapa kesamaan, yaitu :

  1. Mengantri di pintu MRT sebelum kereta datang
  2. Dilarang makan, minum, atau mengunyah permen di dalam MRT
  3. Ada kursi tertentu yang hanya diperuntukkan bagi kakek nenek, ibu hamil, orang tua yang membawa anak kecil, dan orang sakit.
  4. MRT akan datang tepat waktu, jadi jangan terlambat. Jika terlambat, jangan khawatir karena MRT selanjutnya akan datang beberapa menit kemudian.
09.45
Kami sampai di HarbourFront MRT station yang berlokasi di Vivo City Mall, mall terbesar di Singapore. Tujuan kami hari ini adalah bermain di Universal Studio Singapore yang berlokasi di Sentosa Island. Untuk menuju ke pulau kecil itu, ada dua cara yaitu:

  1. Sentosa Express (Monorail)
    • Exit E di Vivo City Mall
    • Naik ke lantai 3 untuk naik Sentosa Express
    • Harga tiket $4, bisa menggunakan MRT card.
    • Keluar dari Sentosa Island gratis
  2. Cable Car
    • Start di Faber Peak, melewati Harbour Front station (lebih tepat nya Vivo City, berakhir di Imblah Station Sentosa Island.
    • Kalau mau mulai di Faber Peak, harus naik taksi karena tidak ada public transport yang menuju bukit di tengah kota.
    • Bisa juga mulai naik di Vivo City.
    • Harga tiket cable car $29

Untuk kali ini kami mencoba naik Sentosa Express dulu akibat budget terbatas. hehe

Disebut monorail karena cuma ada 1 gerbong dan depan belakang sama aja bentuknya. Jalannya maju mundur. Nah Sentosa Express ini melewati "laut" yang menuju Sentosa Island. Aku pikir perjalanan akan lama, ternyata cuma sebentar. Sekitar 5 menit sudah sampai di Waterfront Station Sentosa Island dan kami siap bermain di Universal Studio Singapore.

10.00
Sesampai di Waterfront Station, kami mencari papan penunjuk arah yang membawa kami ke bola dunia Universal Studio Singapore. Aku sempat mencari peta sebelum kami ke Singapore. Petanya sih besar dan ada review orang yang mengatakan bahwa cukup jauh jalannya. Ternyata dekat dan Sentosa Island itu kecil, tidak seperti yang aku bayangkan. Ada banyak sekali papan penunjuk jalan untuk menuju lokasi bermain yang diinginkan.


Karena kami harus menukarkan tiket USS yang kami beli di Asiatravel,com melalui teman suami, kami harus menukarkan bukti pembelian dengan tiket asli. Harganya kami dapat lebih murah sekitar $4 dari harga yang dibeli di USS. Lokasinya di basement parkiran mobil yang bisa diakses dengan eskalator turun ke bawah dekat USS Globe.

Sialnya, aku lupa membawa print-out bukti pembelian itu. >.< Untungnya aku sempat mendownload semua file kebutuhan jalan-jalan kami di Singapore ke dalam tablet dan si mbak penjaga memaafkan dan memberi kami tiket asli USS. Alhamdulillah..... ^^

Tiketnya panjang terdiri dari 3 jenis yaitu tiket asli, kupon makan diskon $5, dan kupon belanja diskon $5 untuk pembelian dengan kelipatan $35.

Kami pikir, kami sudah telat masuk karena jam sudah menunjukkan pukul 10.30. Ternyata, pintu masuk belum dibuka dan kami harus mengantri sangat panjang untuk masuk ke dalam USS. Sudah gugup rasanya lihat orang sebanyak itu mengantri karena khawatir antri masuk wahana yang panjang.

Ternyata ketika sudah masuk...tidak banyak orang yang mengantri wahana. Kami dengan leluasa masuk dari satu wahana ke wahana yang lain dengan nyaman. Paling lama mengantri sekitar 30 menit di wahana yang memang paling dicari. Ternyata wahana nya tidak sebanyak yang aku bayangkan. Dibagi menjadi beberapa tempat yaitu :

  1. Hollywood
    • Saranku skip lokasi ini dulu karena isinya adalah tempat shopping. haha
    • Ada Sesame Street Show di jam-jam tertentu.
    • Jangan lupa mengambil peta USS dan jadwal show hari tersebut di tempat peta yang mudah ditemukan.
  2. Madagaskar
    • Sudah pernah menonton film nya kan? Ada Lion, Pinguin, Hippo, Zebra, Giraffe, dkk. 
    • Attractions:
      • Madagaskar : A crate adventure 
        • Naik ke kapal yang berisi banyak orang trus masuk ke dalam gua yang berisi cerita di film Madagaskar.
        • Bentuknya kayak patung yang bisa gerak gitu.
        • Ada layar yang menunjukkan adegan film nya yang pas bagian lagu "I like to move it move it" (sambil joget)
      • King Julien's Beach Party-Go-Round
        • Jelas ini buat anak kecil karena ini wahana carrousel jadi kami skip.
  3. Far Far Away
    • Yang suka film Shrek, disinilah tempatnya.
    • Bagi muslim, bisa membeli makanan di area ini karena Halal, namanya adalah Oasis Spice Cafe. 
    • Attractions :
      • Enchanted Airways
        • Roller coaster kecil buat anak-anak tapi kami tetep naik aja karena dasarnya suka roller coaster. haha
        • Walaupun buat anak-anak, cukup cepet juga sampe miring-miring gitu.
      • Shrek 4D Adventure
        • RECOMMENDED
        • Bentuknya adalah show tapi di dalam gedung berbentuk castle dan bisa menambung ratusan orang dalam sekali show.
        • Kami diminta untuk duduk dengan memakai kacamata 4D di kursi yang bisa bergoyang, terkena hembusan angin, dan bahkan air ketika show dimulai. 
        • Show nya adalah lanjutan film Shrek yang dibuat khusus untuk USS. 
      • Magic Potion Spin
        • Tau ferris wheel kan? itu lhoo yang kayak gelas yang bisa berputar...
        • Karena kami nggak mau pusing dan mual setelah naik itu, kami skip. hahaha
      • Donkey LIVE
        • Lokasinya di dekat kursi luar Oasis Spice Cafe dan hanya ada di jam-jam tertentu saja.
        • Show Puss in Boots yang suka nari akan dilangsungkan di stage luar sebelah lokasi Donkey Live.
        • Sayangnya kami tidak sempat masuk ke dalam Donkey Live karena kami mengejar show lain yang lebih seru yang ada di....
  4. The Lost World
    • Attractions :
      • Water World
        • RECOMMENDED
        • Harus nonton show ini pada jam tertentu. Jam pertama adalah jam 13.30.
        • Yang mau basah-basahan silahkan duduk di barisan paling depan. hahaha
      • Canopy Flyer
        • Modelnya sih seperti roller coaster tapi nggak ngebut. Muter muter aja di atas gitu jadi bisa lihat seluruh USS.
      • Dino-Soarin
        • Untuk anak kecil yang suka sama dinosaurus. Bisa naik dan muter-muter.
        • So, we skip this.
      • Amber Rock Climb
        • Yang suka panjat tebing, mungkin suka.
        • Masalahnya kami nggak tau ini lokasinya dimana. Kayaknya nyempil di deket Water World deh.
      • Jurrasic Park Rapids Adventure
        • RECOMMENDED
        • Ini mainan arung jeram kecil tapi kapalnya bentuk bundar gitu trus dilepas di sungai buatan.
        • Siap basah kuyup deh kalau disini. Yang ga mau basah, silahkan bawa jas ujan. Kalau nggak bawa bisa beli disana.
        • Saranku, nggak usah beli jas ujan karena kalaupun toh basah keringnya cepet kok. Singapura kan panas kayak di Indonesia, haha
  5. Ancient Egypt
    • Attractions :
      • Treasure Hunters
        • Aku nggak terlalu paham ini bentuknya gimana karena kami skip.
        • Lokasi juga membingungkan karena tertutup gedung besar Revenge of the Mummy.
      • Revenge of the Mummy
        • RECOMMENDED
        • Masukkan barang ke dalam loker yang sudah disediakan karena tidak boleh membawa barang masuk ke dalam. Lokernya gratis untuk 45 menit pertama.
        • Antri nggak panjang waktu itu dan kami muter muter di dalam gedung besar yang ternyata gelap banget. Serasa masuk ke dalam area mummy beneran haha
        • Di dalam nya ternyata adalah roller coaster, tapi bukan yang biasa. Skala nya adalah Sangat Cepat!!! dan gelap. Dibumbui dengan berbagai desisan, suara yang bikin merinding, patung mumi yang tiba tiba muncul, dsb.
  6. Sci-Fi City
    • Lokasi ini diberntuk sedmikian hingga kayak masa depan. haha
    • Bisa foto sama Bumblebee juga lho...
    • Attraction
      • Accelerator
        • Ini adalah roller coaster terbesar di USS. Highly recommended sih harusnya. Sayangnya waktu aku kesini, lagi ditutup karena sedang diperbaiki. =.="
      • Transformer The Ride: The Ultimate 3D Battle
        • HIGHLY RECOMMENDED
        • Sudah pernah liat film Transformer kan? disini kita akan naik mobil yang ceritanya bisa berubah jadi robot. Tapi, ga cuma sekadar naik mobil aja.
        • Kita diminta untuk pake kacamata 3D dan kita bakalan jadi "recruits" yang membantu melawan robot jahat (lupa namanya). Bedanya adalah ini 3D. Jadi kita dibuat maju mundur belok kanan kiri jumpalitan seakan-akan kita sedang ada di dalam pertarungan.
        • Keren abiiisss!!!
        • Tapi bagi yang suka mabuk darat, ati-ati yaa... keluar dari sini udah kayak naik mobil dengan kecepatan super.
  7. New York
    • Attractions:
      • Lights, Camera, Action! Hosted by Steven Spielberg
        • RECOMMENDED
        • Bagi yang pingin tau gimana sebuah studio biasa bisa disulap menjadi sebuah adegan kota yang terkena hurricane, wajib masuk ke sini.
      • Sesame Street, Spaghetti Space Chase
        • Sebenernya ini buat anak-anak tapi kami tetap masuk karena dasarnya sejak kecil aku suka banget sama Sesame Street. haha
Dari sekian banyak wahana yang aku naiki, aku urutin dari yang paling highly recommended sampai recommended :
  1. Transformer The Ride: The Ultimate 3D Battle
  2. Water World
  3. Revenge of the Mummy
  4. Jurrasic Park Rapids Adventure
  5. Shrek 4D Adventure
  6. Lights, Camera, Action! Hosted by Steven Spielberg
15.00
Dalam waktu sekitar 5 jam kami muter-muter keluar masuk wahana, kami siap berbelanja di area Hollywood. Tentu saja dengan memanfaatkan kupon diskon kami. haha

Sebenarnya tujuan ku membeli souvenir cuma satu, yaitu Universal Globe. Tapi karena melihat ebgitu banyak barang lucu, akhirnya beli yang lain juga. Mas putu suamiku bahkan mendapatkan gelas berbentuk lensa kamera. haha

Bagaimana dengan makan? Saranku jangan makan di dalam jika budget terbatas. Mahal bangeeeeettt.... Misal di luar kita makan $4 udah kenyang, disana cuma dapet snack. =.="


16.00
Kami keluar dari USS dan kembali ke hotel untuk istirahat sebentar karena rasanya capek bukan main ditambah dengan kurang tidur.

19.00
Setelah beristirahat sejenak di hotel, kami memutuskan untuk pergi mencari makan malam di Arab Street yang menjual aneka makanan halal. Lokasinya adalah di dekat MRT Bugis dan jalan menuju Masjid Sultan.

Salah seorang teman mas putu merekomendasikan sebuah tempat makan enak dan berusia hampir 100 tahun yang bernama Victory dan menjual Murtabak (di Indonesia namanya Martabak) dan Biryani. Lokasi berada tepat di depan Masjid Sultan. Harga di bawah $7 dengan porsi luar biasa besar. 


20.30
Kenyang...ngantuk jelas. Tapi rasanya nggak puas rasanya kalau tidak jalan-jalan di sekitar area Masjid Sultan. Ternyata ramai dengan orang nongkrong. Tapi adzan baru saja berkumandang untuk shalat isya' sehingga ada banyak toko yang tutup.

21.30
Awalnya kami mau langsung pulang saja karena mas putu sudah setengah watt matanya. hahaha Tapi setelah makan, baterai nya ter-charge sehingga kami memutuskan untuk melanjutkan rencana awal ke Merlion Park.

Jika mau kesana, MRT terdekat adalah Raffles Place MRT. Dari sana jalan keluar dan untuk menuju kesana harus masuk ke dalam hotel Raffles dan mengikuti penunjuk arah ke Merlion Park. Karena tidak ada jembatan penyebrangan di area itu sehingga harus lewat jalur bawah tanah.


23.00
Setelah berfoto ria, kami memutuskan untuk kembali ke hotel karena khawatir ketinggalan MRT terakhir. haha Lagipula, besok kami harus bagun pagi buta (di Indonesia sih udah siang) karena harus ke bandara mengejar pesawat pulang ke Indonesia.

19 February 2015

CNY Holiday Part 1 : Flight to Singapore

Saturday, 14 Februari 2015

Liburan Chinese New Year 2015 kali ini kami sempatkan untuk pulang ke Indonesia. Bisa dibilang wajib pulang karena lebaran tahun ini belum tentu bisa pulang karena di Taiwan ga ada libur lebaran. Mas putu mau cuti juga ga bisa karena pas di bulan-bulan sibuk... Baiklah kami pulang liburan kali ini ke indonesia. Ibu ku juga sudah sering bilang kangen sama anak sulung nya yang paling kece ini... Haha

Tapi, sebelum pulang, kami memutuskan untuk mampir sebentar di Singapura. Alasan awalnya sih karena Mas Putu iri sama aku yang udah pernah liat Merlion walopun cuma transit beberapa jam di Singapore. Haha Karena aku pingin jalan-jalan di Universal Studio Singapore, akhirnya kami memutuskan untuk beli tiket PP taiwan singapore dan di tengahnya beli tiket PP singapore Indonesia, karena bisa dibilang harga tiket pesawat lebih murah.

Tapi...sayangnya...penerbangan ke Singapura sore dari Taiwan dan transit di Hongkong selama 2 jam...plus delay. Dari tiket awal sih bilangnya nyampe singapura tengah malem. Mau nggak mau kami harus pesen hotel yang mana hari sebelumnya keitung juga...ga mungkin donk kita tidur di bandara sedangkan paginya harus ke USS.

Agak sial penerbangan dari Taiwan .... Karena kami kena masalah di counter check-in maskapai yang kami tumpangi, yaitu Cathay Pacific. Kami sering nih naik maskapai ini kalau pulang karena full service yang murah dan transit di hongkong. Tiketnya kami beli lewat online menggunakan kartu kredit mama di indonesia. Ketika check-in, kami tidak pernah disuruh menunjukkan kartu kredit. Tapi kali ini berbeda, kami disuruh menunjukkan, tapi kan kartu nya di mama, di indonesia. Petugas nya sih bilang suruh foto aja trus kirim lewat Line. Tapi.... Hape mama itu hape jadul yang ga bisa dipake internet...mama aja pake internet ga bisa. Fax juga mama ga mau karena resiko. Akhirnya...terpaksa kami bayar lagi seharga tiket pesawat...meeeennnn....12juta ludes. ==" walaupun sebenarnya mereka akan refund, tapi sebulan prosesnya....luar biasa.

Tapi...walaupun kena masalah di bandara, aku bersyukur. Kenapa begitu?

Pertama...rencana awal kami berangkat jam 12 siang dari rumah karena pesawatnya sore sekitar pukul 4.20... Tapi ternyata kami bisa berangkat lebih awal. Sekitar jam 12.30 kami sudah sampai bandara dan makan siang di Halal Restaurant bandara sebelum check-in. Seandainya kami berangkat lebih siang, mungkin kami akan ketinggalan pesawat karena harus mengurus keberangkatan yang bermasalah ini.

Kedua...ternyata kami menyimpan uang lebih sebelum pulang. Sehingga bisa membayar uang refundable. Cash untuk selama di singapura sudah ditukar seminggu sebelumnya dan juga cash untuk di indonesia sudah dikirim ke rekening indonesia. Alhamdulillah sangat...

Ketiga...Jadwal pesawat asli kami...delay!!! Karena kami sekitar pukul 3 sore sudah selesai mengurus tiket, saat check-in keberangkatan kami dimajukan ke pesawat yang lebih awal supaya penerbangan dari hongkong ke singapura tidak terlambat. 



Rasa syukur yang luar biasa...dan juga pembelajaran yang luar biasa kepulangan kali ini yaitu dilarang emosi saat terkena masalah.

Pesawat kami Alhamdulillah mendarat dengan selamat di Changi International Airport Singapore ... Terlambat dari yang seharusnya yaitu sekitar pukul 1 pagi. 

Perjalanan ke hotel memakan waktu 15 menit menggunakan taksi, karena sudah tidak ada MRT dan bus lagi. Tapi sebelumnya kami membeli kartu MRT yang disediakan di counter agem wisata yang buka di bandara supaya paginya kami tidak perlu bingung mencari.



Dari pengalaman kartu kredit ini, Akhirnya kami mencoba untuk membuat kartu kredit di salah satu bank swasta di indonesia. Ternyataaaa tidak bisa juga. Karena proses verifikasi pengajuan kartu kredit yang merepotkan. 

Misal kami ini ada rumah dI surabaya tapi kerja di jakarta, maka dokumen akan dikirim ke kntor cabang di jakarta untuk mengecek kantornya asli atau palsu. Sedangkan mereka tidak punya kantor dI taiwan. Hal ini berlaku sama untukku yang mahasiswa.

Solusinya adalah kartu tambahan orang tua...hmmm baiklah tidak ada solusi lain... =="

Cerita selama di USS, akan kuceritakan di part selanjutnya... :)